Ku ungkap perasaanku semua isi hatiku
Aku telah jatuh cinta, sungguh jatuh cinta
Mengapa sekejab saja setelah menunggu lama
Terlalu cepat tuk berlalu dan meninggalkanku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Tuhan dengarkanlah pintaku sampaikan padanya
Walau takkan mungkin bersatu
Di hatiku selalu mencintainya
Andai ku mampu kembali mengulang sekali lagi
Namun telah kau tentukan harus ku terima
Tuhan dengarkanlah pintaku sampaikan padanya
Walau takkan mungkin bersatu
Di hatiku selalu mencintainya
(Tuhan dengarkanlah pintaku sampaikan padanya)
Walau takkan mungkin bersatu
Di hatiku (di hatiku) selalu mencintainya
Judul Lagu : Surat Kecil Untuk Tuhan 2
Penyanyi : Esa Sigit
Pencipta : Mario Ricardo
Album : OST Surat Kecil Untuk Tuhan 2
Produksi : Giron Music Indonesia
0
komentar
Posted in
Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an ,
dimulai aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF (
International Taekwondo Federation ) yang pada waktu itu bermarkas
besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen.
Choi Hong Hi, kemudian berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF (
The World Taekwondo Federation )yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan
dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .
Pada waktu itu, di Indonesia kedua aliran ini yang masing -
masing mempunyai organisasi ditingkat nasional yaituPersatuan Taekwondo
Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin oleh Letjen.
Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg
berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .
Atas kesepakatan bersama dan melihat prospek perkembangan
didunia olahraga International dan Nasional , maka Musyawarah Nasional
Taekwondo pada Tanggal 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi
Taekwondo tersebut, menjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo
Indonesia dan dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya,
sedangkan struktur organisasi ditingkat nasionalnya disebut PBTI (
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) dan berpusat di Jakarta. Munas Taekwondo
Indonesia I pada Tanggal 17 - 18 September 1984 menetapkan Letjen.
Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia
periode 1984 - 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat
dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin olehSoeweno, Harsudiyono
Hartas, dan sekarang oleh Letjen ( Mar ) Suharto.
Kini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh
propinsi di Indonesia dan diikuti aktif oleh lebih dari 200.000 anggota , angka
ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih. Taekwondo telah
dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON. Beberapa atlet yang
pernah berjaya membela negara di event International antara lain seperti : Budi
Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Yefi Triaji, Lamting , Yeni Latif, Dirk
Richard, dan sebagainya. dimasa Thn 1986 s/d Thn. 1993 . Pada generasi
berikutnya antara lain seperti Yuana Wangsa Putri yang
mewakili Indonesia di even Olympic Games 2000, Sidney dan Ika Dian
Fitria yang berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Yunior pada
November 2000.
0
komentar
Posted in
Latar belakang sejarah perkembangan Taekwondo dpt dibagi
dalam 4 kurun waktu, yaitu : Pada masa kuno, masa pertengahan , masa modern dan
masa sekarang.
Masa Pertengahan
Pada Dinasti Koryo ( 918 sampai 1392 Masehi ) yang mana
penyatuan Semenanjung Korea setelah Shilla, Taekkyon berkembang sangat
sistematis dan merupakan mata ujian penting untuk seleksi ketentaraan. Teknik
Taekkyon tumbuh menjadi senjata yang efektif untuk membunuh. Pada permulaan
Dinasti Koryo, kemampuan beladiri menjadi kualifikasi untuk merekrut personel
ketentaraan sebab kerajaan membutuhkan kemampuan pertahanan yang kuat setelah
penaklukan seluruh semenanjung Korea. Kemampuan dalam beladiri Taekkyon sangat
menentukan pangkat seseorang dalam ketentaraan. Raja – raja pada dinasti Koryo
sangat tertarik pada kontes Taekkyon yang disebut “Subakhui”, yang populer juga
dimasyarakat dan dijadikan ajang perekrutan tentara. Namun pada akhir
pemerintahan Dinasti Koryo ketika penggunaan senjata api mulai dikenal ,
membuat dukungan terhadap kemajuan beladiri berkurang jauh.
Masa Modern
Pada masa modern Korea , saat Dinasti Chosun ( Yi ) pada
tahun 1392 sampai 1910, Kerajaan Korea dan Jaman penjajahan Jepang sampai tahun
1945, Subakhui dan Taekkyon, sebutan Taekwondo pada saat itu mengalami
kemunduran dan tidak mendapat dukungan dari pemerintah yang memodernisasi
tentaranya dengan senjata api. Dinasti Yi yang didirikan dalam ideologi
Konfusius , lebih mementingkan kegiatan kebudayaan daripada seni beladiri.
Kemudian , saat raja Jungjo setelah invasi oleh Jepang pada tahun 1952,
pemerintah kerajaan membangun kembali pertahanan yang kuat dengan memperkuat
latihan ketentaraan dan praktek seni beladiri. Seputar periode ini, terbit
sebuah buku tentang ilustrasi seni bela diri yang diber judul Muyedobo – Tonji,
yang memuat gambar – gambar dan ilustrasi yang mirip / menyerupai bentuk /
sikap ( Poomse ) dan Gerakan Dasar ( Basic Movement ) Taekwondo sekarang, namun
tentunya hal ini tak dapat diperbandingkan begitu saja dengan Taekwondo saat
ini yang telah dimodernisasi dengan penelitian yang berdasarkan ilmu
pengetahuan modern ( Scientific Studies). Akan tetapi , saat penjajahan Jepang
semua kesenian rakyat dilarang termasuk Taekkyon, untuk menekan rakyat Korea.
Seni beladiri Taekkyon hanya diajarkan secara sembunyi oleh para master
beladiri sampai masa kemerdekaan pada tahun 1945.
Masa Sekarang
Seiring dengan kemerdekaan Korea dari penjajahan Jepang,
konsep baru tentang kebudayaan dan tradisi mulai bangkit. Banyak para ahli seni
beladiri mendirikan sekolah / perguruan beladiri . Dengan meningkatnya populasi
dan hubungan kerjasama yang baik antar perguruan beladiri, akhirnya diputuskan
menyatukan berbagai nama seni beladiri mereka dengan sebutan : Tae Kwon Do,
pada tahun 1954. Pada 16 September 1961 sempat berubah menjadi Taesoodo namun
kembali menjadi Taekwondo dengan
organisasi nasionalnya bernama Korea Taekwondo Association ( KTA ) pada tanggal
5 Agustus 1965, dan menjadi anggota Korean Sport Council. Pada era tahun 1965
sampai 1970 an , KTA banyak menyelenggarakan berbagai acara pertandingan dan
demonstrasi untuk berbagai kalangan pada skala nasional. Taekwondo berkembang
dan menyebar dipelbagai kalangan, hingga diakui sebagai disiplin / program
resmi oleh Pertahanan Nasional Korea , menjadi olahraga wajib bagi tentara dan
polisi.
Tentara Korea yang berpartisipasi dalam perang Vietnam
dibekali keahlian Taekwondo, pada saat itulah Taekwondomendapatkan
perhatian besar dari dunia. Nilai lebih ini menjadikan Taekwondo dinyatakan
sebagai olahraga nasional Korea. Pada tahun 1972, Kukkiwon didirikan, sebagai
markas besar Taekwondo, hal ini menjadi penting bagi pengembangan Taekwondo
keseluruh dunia. Kejuaran dunia Taekwondo yang pertama diadakan pada tahun 1973 di Kuk
Ki Won,Seoul ,Korea Selatan, sampai saat ini kejuaraan dunia rutin dilaksanakan
setiap 2 tahun sekali. Disamping itu , untuk meningkatkan kualitas Instruktur
Taekwondo diseluruh dunia, Kukkiwon membuka Taekwondo Academy, yang mulai tahun
1998 telah membuka Program pelatihannya bagi Instruktur Taekwondo dari seluruh
dunia. Kuk Ki Won, sebagai markas besar Taekwondo Dunia, disinilah pusat
penelitian dan pengembangan Taekwondo, Pelatihan para Instruktur , sekretariat promosi
ujian tingkat internasional. Pada 28 Mei 1973, The World Taekwondo Federation (
WTF ) didirikan, dan sekarang telah mempunyai 156 negara anggota dan Taekwondo
telah dipraktekan oleh lebih dari 50 juta orang diseluruh penjuru dunia, dan
angka ini masih terus bertambah seiring perkembangan Taekwondo yang makin maju
dan populer. Taekwondo telah
dipertandingkan diberbagai pertandingan multi even diseluruh dunia , dan
Taekwondo telah dipertandingkan sebagai ekshibisi pada Olympic Games 1988 Seoul
dan telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di Olympic Games 2000,
Sydney.
0
komentar
Posted in
Bosan belajar? Wah, gawat! Kapan pintarnyakalau kita yang kebetulan
pelajar , jadi bosan belajar? Katanya pengin pintar, mau jadi dokter,
pilot,pengusaha sukses, guru dan lain sebagainya. Hm, masih ada nggak
yangbercita-cita jadi guru? Tentu saja ada! Mungkin banyak yang bercita-cita
jadiguru, apalagi sejak adanya sertifikasi guru.
Tapi memang, tak bisa dipungkiri. Kadang-kadangsiswa merasa bosan belajar.
Di sekolah dan di rumah. Sebagai siswa atau sebagai siapa saja, rasa bosan itu
pasti ada.Itu alamiah! Siswa bosan belajar! Guru juga ada yang bosan
mengajar! Bosanmenghadapi siswa bandel kali. Ibu rumah tangga bosan di rumah
terus! Penjagatoko, warnet atau kanter bosan duduk melulu!. Admin blog swara
pendidikan,bosan dengan duit…!!! Bosan dengan duit? Bukan, bosan sering
kekurangan duit!!!
Kebosanan dalam belajar,
umumnya disebabkanoleh rutinitas belajar. Atau karena model belajar
yang monoton Di sekolah misalnya, mulai belajar pukul 7.30WIB dan
berakhir pukul 14.00 WIB. Hal itu berlangsung terus menerus sabanminggu,
semester dan saban tahun. Begitu pula di rumah. Pulang sekolah tidur,malamnya
buat PR seabrek banyaknya. Hal itu juga berlangsung setiap minggu,semester dan
tahun. Inilah yang dimaksud rutinitas.
Bagaimana upaya meredakan kebosanan dalambelajar? Berikut ini tips
sebagai alternatif dari DD,antara lain :
1. Gunakan jam istirahat sebaik mungkin.
Kalauistirahat, ya istirahat. Jangan bergelut, berteriak atau jalan kesana
kemarimenguras energi. Sebaliknya, hirup udara segar di luar kelas, sambil
melihat ke arah tanaman atau tumbuhanhijau. Hal ini sangat penting untuk
mengendorkan saraf yang tegang. Refreshingseperti ini gampang dilakukan kalau
kita mau.
2. Aktif dalam belajar di ruang kelas.
Kalaukita hanya sebagai pendengar saja atau malah melamun di dalam
kelas, akan cepatbosan. Aktif bertanya atau menjawab pertanyaan dalam
diskusi kelas bersamaguru. Kemudian jangan lupa mencatat materi pelajaran yang
penting saja.
3. Rapikan dan hias segala yang berkaitandengan suasana
dengan belajar.
Orang lebih senang dan betah melihat sesuatuyang bagus dan rapi. Iya,
kan? Makanya, tempat belajar di sekolah maupun dirumah di rapikan. Kalau
perlu dihias seindah mungkin. Sehingga Anda menjadinyaman untuk belajar.
Di rumah, Bagi yang hobi musik, mungkin bisa menyetelradio atau musicplayer
dengan lagu-lagu slow. Nah, ini lagi. Buku catatan haruslengkap, rapi
tulisannya, kalau perlu diberi sampul berwarna-warni sehinggabetah Anda melihat
dan membacanya.
4. Refreshing.
Sekali-sekali Anda perlu penyegaran(refreshing). Misalnya, Jalan-jalan
sore (JJS) meskipun pakai kendaraan. Wah,itu cuci mata namanya. Pergi liburan
dihari libur ke tempat yang disukai, mengunjungi nenek atau guru, atau temanlainnya.
Begitulah tips ringan untuk meredakankebosanan dalam belajar.
Tentu saja masih ada tips-tips lainnya, silakanlakukan sesuai kemauan
dan kemampuan Anda. Boleh melakukan cara-cara tersendiridalam meredakan
kebosanan dalam belajar.* Yang tidak boleh adalah…bosan dalam belajar!
0
komentar
Posted in
Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul
sebagai satu cara seseorang itu mempertahankan diri. Seni bela diri telah lama
wujud dan pada mulanya ia berkembang di medan pertempuran sebelum secara
perlahan-lahan apabila peperangan telah berkurangan dan penggunaan senjata moden mula
digunakan secara berleluasa, seni bela diri mula berkembang dikalangan mereka
yang bukannya anggota tentera tetapi merupakan orang awam.
Boleh dikatakan seni bela diri terdapat di merata-merata
di dunia ini dan hampir setiap negara mempunyai
seni bela diri yang berkembang samaada secara tempatan atau diubah suai
daripada seni bela diri luar yang meresap masuk. Sebagai contoh seni silat
adalah seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di Malaysia, Indonesia,Thailand,dan Brunei.
Taekwondo yang
kita kenal sekarang , mempunyai sejarah yang sangat panjang seiring dengan
perjalanan sejarah Bangsa Korea , dimana beladiri ini berasal. Sebutan
Taekwondo sendiri baru dikenal sejak tahun 1954, merupakan modifikasi dan
penyempurnaan dari berbagai beladiri tradisional Korea.
Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do, Taekwon-Do)
adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga
populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional
Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia[rujukan?] dan juga
dipertandingkan diOlimpiade. Taekwondo di Indonesia semakin populer sejak
dipromosikan secara besar-besaran oleh Saseong Nim Daxon Joetandi (Dan VII
Kukkiwon), seorang bankir profesional yang terkenal sebagai pemegang sabuk
hitam termuda di Indonesia sejak berumur 7 tahun.
Dalam bahasa
Korea, hanja untuk Tae berarti
"menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti
"tinju"; dan Do berarti "jalan"
atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan
dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan"
atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan
seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri
lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri,
olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.
Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara
berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang
dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan
kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhlan lawan dari kejauhan. Dalam
suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah
yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan
melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam
bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu
sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada
umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).
Tiga materi dalam Taekwondo :
- Poomsae atau rangkaian
jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri,
yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram
tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi
timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.
- Kyukpa atau teknik
pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek
benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek
sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting,
dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan,
sabetan, bahkan tusukan jari tangan.
- Kyoruki atau
pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau
poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik
serangan dan teknik pertahanan diri.
Tingkat sabuk pada TaeKwonDo
- Putih melambangkan
kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin
mempelajari jurus dasar (gibon) 1
- Kuning melambangkan
bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari
gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning
strip hijau terlebih dahulu.
- Hijau melambangkan
hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai
ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru
biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.
- Biru melambangkan
birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita
harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk
4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah
terlebih dahulu.
- Merah melambangkan
matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan
mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan
kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke
sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari
adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam
arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
- Hitam melambangkan
akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari
takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga
melambangkan alam semesta.
0
komentar
Posted in
Berita
mengejutkan datang dari grup musik Kotak. Band yang saat ini tengah naik daun
itu kehilangan salah seorang personel. Posan Tobing, drumer, resmi mengundurkan
diri setelah tujuh tahun bergabung dengan band yang dikenal lewat lagu
Pelan-Pelan Saja itu. Cella, Tantri, dan Chua pun harus lapang dada, berjalan
tanpa Posan.
Keputusan yang diambil oleh Posan tentu sangat disayangkan. Apalagi,
selama ini tidak pernah terdengar isu konflik yang terjadi dalam band yang
dinaungi oleh Warner Music Indonesia tersebut. Selain itu, Kotak saat ini
tengah berada di puncak karir. Mereka memiliki jadwal manggung sangat padat.
Namun, sepertinya, Posan sudah berbulat tekad. Walau berat, dia berharap agar
keputusannya memiliki dampak baik bagi kelangsungan Kotak ke depan.
"Berat ya untuk mengambil keputusan ini. Soalnya, saat ini Kotak lagi bagus-bagusnya setelah merilis album ketiga. Namun, keputusan ini sudah saya pikirkan jauh-jauh hari," ungkap drumer terbaik versi SCTV Award itu kemarin (9/3). Apa sebenarnya yang menjadi alasan Posan? Adakah konflik di Kotak? Posan menegaskan tidak ada. "Tidak ada konflik sama sekali. Saya masih berhubungan baik dengan anak-anak (Kotak)," tegasnya. Penyebab dia mundur adalah side project yang harus ditangani.
Di luar Kotak, Posan tergabung dalam band Winner. Dia tercatat mengisi posisi drumer juga di band tersebut. Selain itu, Posan tengah menangani band baru, yaitu The Sign. "Ada proyek lain yang saat ini sedang berjalan dan memerlukan konsentrasi saya. Di The Sign, saya berada di balik proses kerja mereka. Agak dilematis, tapi saya harus memilih untuk lebih fokus," terangnya.
Menurut Posan, Kotak sudah besar dan dewasa. Dia yakin, tanpa dirinya pun, Kotak masih bisa berjalan. Dan saat ini, lanjut dia, merupakan waktu dia mengembangkan karir. "Kotak sudah dalam koridor bermusik yang tepat. Jadi, ketika saya mengambil keputusan untuk mundur, ada step lagi yang harus saya lakukan. Itu bagian dari mimpi saya di musik," paparnya.
Dengan mundurnya Posan, otomatis Kotak pincang. Tapi, band yang terbentuk melalui ajang reality show Dream Band tersebut berupaya lebih berlapang dada dengan apa yang terjadi. "Terkejut sih pasti. Namun, kami menghargai keputusan Posan. Pasti dia sudah memikirkan itu masak-masak. Jadi, bukan kenapa lagi yang harus kami hadapi. Tapi, lebih memikirkan bagaimana melanjutkan langkah Kotak dengan personel yang ada," ujar Tantri, vokalis yang dijuluki next lady rocker itu.
Sepertinya, masa bersedih sudah mereka lewati. Sebagai band yang sudah dewasa dan mandiri, kembali melanjutkan perjuangan bersama penggawa tersisa adalah hal yang lebih penting. "Kami berharap, Posan akan tetap sukses meski tidak dengan Kotak. Karena kondisi seperti ini adalah hal yang biasa terjadi pada band mana pun, kami berharap Kotak juga bisa berjalan," lanjutnya.
Band yang pernah terpilih menjadi most favorite breakthrough artis di ajang MTV Indonesia Award (2009) itu pun segera membuktikan ucapan mereka. Minggu ini mereka tetap melanjutkan rencana merilis single baru Cinta Jangan Pergi.
"Sebenarnya empat orang ini sudah punya posisi masing-masing pada setiap sudut Kotak. Dengan hengkangnya Posan, agar tiap sudut itu masih tetap terisi, posisi Posan akan ditempati oleh fans kami. Kerabat Kotak," lanjut Tantri. Untuk sementara posisi drumer diisi oleh additional player sembari menanti keputusan terbaik. (sumber: jpnn.com)
"Berat ya untuk mengambil keputusan ini. Soalnya, saat ini Kotak lagi bagus-bagusnya setelah merilis album ketiga. Namun, keputusan ini sudah saya pikirkan jauh-jauh hari," ungkap drumer terbaik versi SCTV Award itu kemarin (9/3). Apa sebenarnya yang menjadi alasan Posan? Adakah konflik di Kotak? Posan menegaskan tidak ada. "Tidak ada konflik sama sekali. Saya masih berhubungan baik dengan anak-anak (Kotak)," tegasnya. Penyebab dia mundur adalah side project yang harus ditangani.
Di luar Kotak, Posan tergabung dalam band Winner. Dia tercatat mengisi posisi drumer juga di band tersebut. Selain itu, Posan tengah menangani band baru, yaitu The Sign. "Ada proyek lain yang saat ini sedang berjalan dan memerlukan konsentrasi saya. Di The Sign, saya berada di balik proses kerja mereka. Agak dilematis, tapi saya harus memilih untuk lebih fokus," terangnya.
Menurut Posan, Kotak sudah besar dan dewasa. Dia yakin, tanpa dirinya pun, Kotak masih bisa berjalan. Dan saat ini, lanjut dia, merupakan waktu dia mengembangkan karir. "Kotak sudah dalam koridor bermusik yang tepat. Jadi, ketika saya mengambil keputusan untuk mundur, ada step lagi yang harus saya lakukan. Itu bagian dari mimpi saya di musik," paparnya.
Dengan mundurnya Posan, otomatis Kotak pincang. Tapi, band yang terbentuk melalui ajang reality show Dream Band tersebut berupaya lebih berlapang dada dengan apa yang terjadi. "Terkejut sih pasti. Namun, kami menghargai keputusan Posan. Pasti dia sudah memikirkan itu masak-masak. Jadi, bukan kenapa lagi yang harus kami hadapi. Tapi, lebih memikirkan bagaimana melanjutkan langkah Kotak dengan personel yang ada," ujar Tantri, vokalis yang dijuluki next lady rocker itu.
Sepertinya, masa bersedih sudah mereka lewati. Sebagai band yang sudah dewasa dan mandiri, kembali melanjutkan perjuangan bersama penggawa tersisa adalah hal yang lebih penting. "Kami berharap, Posan akan tetap sukses meski tidak dengan Kotak. Karena kondisi seperti ini adalah hal yang biasa terjadi pada band mana pun, kami berharap Kotak juga bisa berjalan," lanjutnya.
Band yang pernah terpilih menjadi most favorite breakthrough artis di ajang MTV Indonesia Award (2009) itu pun segera membuktikan ucapan mereka. Minggu ini mereka tetap melanjutkan rencana merilis single baru Cinta Jangan Pergi.
"Sebenarnya empat orang ini sudah punya posisi masing-masing pada setiap sudut Kotak. Dengan hengkangnya Posan, agar tiap sudut itu masih tetap terisi, posisi Posan akan ditempati oleh fans kami. Kerabat Kotak," lanjut Tantri. Untuk sementara posisi drumer diisi oleh additional player sembari menanti keputusan terbaik. (sumber: jpnn.com)
0
komentar
Posted in
Cella Kotak adalah gitaris salah satu band papan
atas Indonesia, Kotak. Pria yang bernama lengkap Mario
Marcellaini adalah salah satu personil Kotak yang paling
konsisten.
Terbukti, sejak menjadi pemenang di ajang Dream Band, Cella dan Posan (drummer) setia menggawangi Kotakwalaupun personil lainnya berubah-ubah, sampai sekarang digawangi Cella, Posan, Tantri, dan Chua.
Cella sendiri banyak dipuja fansnya selain karena skill/teknik gitar yang handal tapi juga kemampuan mengolah sound gitarnya. Cella dikenal sebagai pribadi yang kalem dan tidak banyak bicara.
Terbukti, sejak menjadi pemenang di ajang Dream Band, Cella dan Posan (drummer) setia menggawangi Kotakwalaupun personil lainnya berubah-ubah, sampai sekarang digawangi Cella, Posan, Tantri, dan Chua.
Cella sendiri banyak dipuja fansnya selain karena skill/teknik gitar yang handal tapi juga kemampuan mengolah sound gitarnya. Cella dikenal sebagai pribadi yang kalem dan tidak banyak bicara.
Nama Asli: Mario Marsella
Tempat / Tanggal Lahir : Banyuwangi / 15 Maret 1983
Nama Panggilan : Cella / Mamang
Gaya Permainan : Dark Rock, Modern Rock
Band Saat Ini : Kotak
Pengaruh musikal : Steve Vai, Korn, Alter Bridge, Creed
Gitaris Favorit : Wes Borland (Limp Bizkit), Eet Sjahranie, Baim, Steve Vai, Pay (BIP), Ian Antono, Tarash Bastara (Taboo), Mark Tremonti (Alter Bridge)
Teknik Andalan : Power Chord
Gitar : Ibanez, Epiphone SG
Senar : D'addario
Efek : Digitech RP1, Morley Bad Horsie Wah, Digitech Whammy Pedal
Prestasi : Juara 1 Dream Band 2004
Kontes Dream Band yang digelar tahun 2004 telah memunculkan nama Cella sebagai salah satu peserta yang menyita perhatian. Melalui audisi Dream Band yang digelar di Jakarta yang diproduseri oleh Dody (Kahitna), dengan menyisihkan ratusan bahkan mungkin ribuan peserta akhirnya terpilih 9 orang yang dibagi ke dua band, Kotak (4 orang) dan Lima (5 orang). Cella terpilih sebagai gitaris grup Kotak. Di grup itu sendiri Cella berpartner dengan Ices (bass), Pare (vocal) dan Posan (drum).
Tanda-tanda terpilihnya Kotak sebagai juara Dream Band 2004 sudah terlihat semenjak awal babak eliminasi. Dengan mendapat respon dan dukungan terbaik dari penonton, akhirnya Kotak resmi keluar sebagai pemenang.
Gaya permainan gitar Cella berbeda dengan peserta Dream Band lainnya. Bersama Kotak, ia hadir sebagai satu-satunya yang mengusung jenis musik modern rock dan bernuansa sedikit 'dark'. Ia menampilkan sound distorsi yang gahar ala band-band nu metal atau modern rock namun teknik solo gitarnya juga keren. Jadi nggak sekedar mengandalkan sound saja.
Hits yang melambungkan nama Cella berjudul Sendiri selain terdapat dalam album kompilasi 'Dream Band Delapan', juga sudah hadir di album perdana Kotak yang juga digarap di Australia. Sebuah album yang menjanjikan dan layak disimak. Bahkan Eet Sjahranie menyambut baik hadirnya Cella di industri musik Indonesia.
Tempat / Tanggal Lahir : Banyuwangi / 15 Maret 1983
Nama Panggilan : Cella / Mamang
Gaya Permainan : Dark Rock, Modern Rock
Band Saat Ini : Kotak
Pengaruh musikal : Steve Vai, Korn, Alter Bridge, Creed
Gitaris Favorit : Wes Borland (Limp Bizkit), Eet Sjahranie, Baim, Steve Vai, Pay (BIP), Ian Antono, Tarash Bastara (Taboo), Mark Tremonti (Alter Bridge)
Teknik Andalan : Power Chord
Gitar : Ibanez, Epiphone SG
Senar : D'addario
Efek : Digitech RP1, Morley Bad Horsie Wah, Digitech Whammy Pedal
Prestasi : Juara 1 Dream Band 2004
Kontes Dream Band yang digelar tahun 2004 telah memunculkan nama Cella sebagai salah satu peserta yang menyita perhatian. Melalui audisi Dream Band yang digelar di Jakarta yang diproduseri oleh Dody (Kahitna), dengan menyisihkan ratusan bahkan mungkin ribuan peserta akhirnya terpilih 9 orang yang dibagi ke dua band, Kotak (4 orang) dan Lima (5 orang). Cella terpilih sebagai gitaris grup Kotak. Di grup itu sendiri Cella berpartner dengan Ices (bass), Pare (vocal) dan Posan (drum).
Tanda-tanda terpilihnya Kotak sebagai juara Dream Band 2004 sudah terlihat semenjak awal babak eliminasi. Dengan mendapat respon dan dukungan terbaik dari penonton, akhirnya Kotak resmi keluar sebagai pemenang.
Gaya permainan gitar Cella berbeda dengan peserta Dream Band lainnya. Bersama Kotak, ia hadir sebagai satu-satunya yang mengusung jenis musik modern rock dan bernuansa sedikit 'dark'. Ia menampilkan sound distorsi yang gahar ala band-band nu metal atau modern rock namun teknik solo gitarnya juga keren. Jadi nggak sekedar mengandalkan sound saja.
Hits yang melambungkan nama Cella berjudul Sendiri selain terdapat dalam album kompilasi 'Dream Band Delapan', juga sudah hadir di album perdana Kotak yang juga digarap di Australia. Sebuah album yang menjanjikan dan layak disimak. Bahkan Eet Sjahranie menyambut baik hadirnya Cella di industri musik Indonesia.








